IKUTAN DAPETIN GIVEAWAY
GRATIS DI MEDIATIZEN.COM

MAU DONG!

Jan 22, 2020 - 05:45
post image

Tiba di Kemenkum HAM, Massa 221 Priok Bersatu Tuntut Yasonna Minta Maaf

Massa dari warga Tanjung Priok menggelar Aksi Damai 221 Priok Bersatu di depan kantor Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkum HAM) siang ini. Aksi ini menuntut Menkum HAM Yasonna Laoly untuk meminta maaf atas ucapannya yang menyebut Tanjung Priok adalah daerah miskin, kumuh dan kriminal. 

 

Ratusan warga Tanjung Priok ini mulai berdemo di depan kantor Kemenkum HAM, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020), pada pukul 11:30 WIB. Kebanyakan dari mereka datang dengan mengendarai sepeda motor. 


Massa mengenakan pakaian bebas. Massa aksi ini terdiri dari berbagai kalangan, mulai dari laki-laki maupun perempuan. 


Mereka juga membawa tulisan 'Gw Bumi Priok Lo Jual Gw Beli'. Massa juga membawa sejumlah bendera yang mereka kibarkan pada aksinya siang hari ini. Beberapa dari mereka juga mengenakan atribut NJ Mania. 

 

Massa meneriakkan tuntutan mereka, yaitu meminta Yassona Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok atas ucapannya. Mereka juga berteriak, 'Priok Bukan Kriminal !!!'. 

  

"Pak Yasonna Laoly untuk meminta maaf, artinya beliau menarik kembali perkataannya atau statemennt-nya yang mengatakan bahwa tingkat kriminal yang terbesar di Jakarta berada di Tanjung Priok. Artinya apa, kami sebagai warga masyarakat DKI Jakarta yang khusus bertempat tinggal di Tanjung Priok merasa tersakiti. Karena apa, tingkat kriminal di Jakarta ini bukan hanya di Tanjung Priok tetapi di seluruh pelosok Jakarta pun ada tingkat kriminalnya," kata Koordinator Aksi Dimas kepada Media. 

 

Hingga saat ini, aksi demo masyarakat Tanjung Priok ini masih berlangsung. Puluhan anggota kepolisian juga telah berada di lokasi mengamankan jalannya aksi ini. 

 

Lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said yang mengarah ke Jalan HOS. Cokroaminoto nampak agak tersendat karena massa menutup setengah dari jalan yang ada. Namun, kendaraan roda dua dan roda empat masih dapat melalui jalan tersebut. 

 

Diberitakan sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meyakini bahwa kemiskinan adalah sumber tindakan kriminal. Menurut Yasonna, semua pihak harus membantu menyelesaikan masalah tersebut. 

 

"Crime is a social product, crime is a social problem. As a social problem, sebagai problem sosial, masyarakat kita semua punya tanggung jawab soal itu. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak di daerah miskin," kata Yasonna dalam sambutannya di acara 'Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)' di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara. 

 

Yasonna mencontohkan dua anak yang lahir dan besar di dua kawasan yang berbeda, yakni Menteng dan Tanjung Priok. Ia meyakini jika anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan sering terjadi tindak kriminal akan melakukan hal serupa di masa depan. 

 

"Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin. Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Tanjung Priok. Di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan," sebut Yasonna .



Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke keluarga, sahabat,
teman, pacar atau bisa juga kalian share ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.

Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM!
tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)

Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Mediatizen, jika mengambil isi konten dari
Mediatizen, harap mencantumkan sumber konten website Mediatizen. Seluruh isi konten
Mediatizen, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) Mediatizen.com.

loading...



Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
Viral: Tol Cipularang Longsor, Warga Netizen, Ungkap Longsor Susulan
Kakorlantas Polri Irjen Pol Istiono Memastikan Bahwa Informasi Semacam Itu Tak Lebih Dari Sekadar Hoaks. Ia Menegaskan Tidak Ada Longsor Susulan Apalagi Sampai Menyebabkan Jalan Putus.
Komisioner KPU Diduga Terjadi OTT KPK
Komisioner KPU Diduga Terjadi OTT KPK, Arief Budiman Akui Putus Kontak Dengan Wahyu Setiawan
Diskotik Venue-Golden Crown, Dirazia BNN 108 Pengunjung Positif Narkoba
Diskotik Venue-Golden Crоwn
Pemerintah Hari Ini Siap UJI Pemblokiran Ponsel BM
Upaya pemblokiran ponsel BM akan dilakukan hari ini
atau untuk menulis komentar

BERITA ACAK
3 Aplikasi untuk Pantau Banjir Terkini di Jakarta dan Sekitarnya
Aplikasi pantau banjir...
Mengkhawatirkan KPK dan Menanti Titik Balik Pemberantasan Korupsi
KPK Menanti Titik Balik Pemberantasan Korupsi...
Lagi Cari Aplikasi Edit Foto Terbaik 2020, Coba Cek Disini !!
Aplikasi edit poto terbaik 2020...
Perawatan Wajah untuk Cegah Penuaan Dini di Umur 20-an
Jika kamu memasuki umur 20-an, pastikan kamu segera merubah kebiasaan buruk yang...
ARSIP