IKUTAN DAPETIN GIVEAWAY
GRATIS DI MEDIATIZEN.COM

MAU DONG!

Jan 22, 2020 - 05:39
post image

Berlangsung Demo 221 Priok Bersatu di Depan Kemenkum HAM, Jl HR Rasuna Said Macet

Massa aksi 221 Priok Bersatu di depan Kemenkum HAM menyebabkan kemacetan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan


Ratusan warga Tanjung Priok, Jakarta Utara siang ini berdemo di depan kantor Kemenkum HAM. Massa yang membludak membuat lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said mengalami kemacetan.


Lokasi, Rabu (22/1/2020) pukul 12.00 WIB, lalu lintas di Jalan HR Rasuna Said yang mengarah ke Jalan HOS Cokroaminoto mengalami kemacetan. Kemacetan terjadi karena massa aksi memenuhi sepanjang jalan ini.


Kendaraan roda dua dan roda empat pun tidak bisa melalui jalan ini. Lokasi demo saat ini juga diguyur hujan deras.


Mobil komando yang berada di lokasi mengarahkan agar massa aksi tetap berada di jalan dan tidak berteduh meskipun kawasan ini tengah diguyur hujan. Seorang orator mengatakan warga Tanjung Priok tidak takut air.


"Woy kesini! Kita tunjukin kalau anak Priok kagak takut air," kata orator di atas mobil komando.


Massa meneriakan tuntutan mereka, yaitu meminta Menkum HAM Yassona Laoly meminta maaf kepada warga Tanjung Priok atas ucapannya. Mereka pun meneriakkan 'Priok bukan kriminal!'.


"Pak Yasonna Laoly untuk meminta maaf, artinya beliau menarik kembali perkataannya atau statement-nya yang mengatakan bahwa tingkat kriminal yang terbesar di Jakarta berada di Tanjung Priok. Artinya apa? Kami sebagai warga masyarakat DKI Jakarta yang khusus bertempat tinggal di Tanjung Priok merasa tersakiti. Karena apa? Tingkat kriminal di Jakarta ini bukan hanya di Tanjung Priok tetapi di seluruh pelosok Jakarta pun ada tingkat kriminalnya," kata koordinator aksi, Dimas, kepada detikcom di lokasi.


Hingga saat ini, aksi demo masyarakat Tanjung Priok masih berlangsung. Puluhan anggota kepolisian juga telah berada di lokasi untuk mengamankan jalannya aksi.


Diberitakan sebelumnya, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly meyakini bahwa kemiskinan adalah sumber tindakan kriminal. Menurut Yasonna, semua pihak harus membantu menyelesaikan masalah tersebut.


"Crime is a social product, crime is a social problem. As a social problem, sebagai problem sosial, masyarakat kita semua punya tanggung jawab soal itu. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak di daerah miskin," kata Yasonna dalam sambutannya di acara 'Resolusi Pemasyarakatan 2020 Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjen PAS)' di Lapas Narkotika Kelas IIA Jatinegara, Jakarta, Kamis (16/1/2020).


Yasonna mencontohkan dua anak yang lahir dan besar di dua kawasan yang berbeda, yakni Menteng dan Tanjung Priok. Ia meyakini jika anak yang lahir dari kawasan Tanjung Priok yang terkenal keras dan sering terjadi tindak kriminal akan melakukan hal serupa di masa depan.


"Yang membuat itu menjadi besar adalah penyakit sosial yang ada. Itu sebabnya kejahatan lebih banyak terjadi di daerah-daerah miskin. Slum areas (daerah kumuh), bukan di Menteng. Anak-anak Menteng tidak, tapi coba pergi ke Tanjung Priok. Di situ ada kriminal, lahir dari kemiskinan," sebut Yasonna.



Jika Anda merasa bahwa Artikel ini bermanfaat, Anda bisa membagikannya ke keluarga, sahabat,
teman, pacar atau bisa juga kalian share ke Facebook, Twitter, WhatsApp, Pinterest & LinkedIn.

Silahkan tulis komentar Anda sesuai dengan topik halaman berita ini. Komentar yang berisi SPAM!
tidak akan ditampilkan sebelum disetujui oleh team kami. (berkomentarlah dengan baik dan sopan)

Seluruh isi konten adalah sepenuhnya hak milik Mediatizen, jika mengambil isi konten dari
Mediatizen, harap mencantumkan sumber konten website Mediatizen. Seluruh isi konten
Mediatizen, mengandung hak cipta yang diterbitkan oleh para penulis (kontributor) Mediatizen.com.

loading...



Apa Reaksimu?

{{ postReactions[reaction] }}
{{ reaction }}
5 Pemodus Jual Masker Via Online, Ditangkap Polisi
5 Tersangka Penipu Via Online Diduga Menjual Masker
Kena Batunya! 2 Pengendara Motor Diberhentikan Oleh Polisi Yang Sedang Nyamar Jadi Driver Ojol
Polisi Yang Nyamar Jadi Driver Ojol.
Pemerintah Hari Ini Siap UJI Pemblokiran Ponsel BM
Upaya pemblokiran ponsel BM akan dilakukan hari ini
Terjebak Banjir-Longsor, Wisatawan Nggak Bisa Pulang
Terjebak Banjir-Longsor, Wisatawan Geopark
atau untuk menulis komentar

BERITA ACAK
Memiliki Kulit Kering? Konsumsi Makanan Ini Agar Kulit Terhidrasi dengan Baik
Menggunakan produk perawatan kulit wajah yang menghidrasi memang tidak cukup. Ka...
Cara Tepat Ubah Pola Pikir untuk Hidup yang Lebih Sehat
Membentuk kebiasaan berolahraga memang tak mudah. Butuh komitmen kuat untuk mend...
Erros Djarot Bakal Bawakan 4 Lagu Baru Lewat Live Streaming
#Erros Djarot #Live Streaming #Lagu Baru...
Nyatanya Tak Semua Orang Berhak Diberi Kesempatan Kedua
Memberi kesempatan kedua./Copyright shutterstock.com/g/Phuttharak...
ARSIP